Empat Teknik Yoga Untuk Gangguan Obsesif Kompulsif

Obsesif Kompulsif Gangguan juga dikenal sebagai, "OCD." Seperti banyak dari Anda tahu, OCD sering diklasifikasikan sebagai gangguan kecemasan, di mana orang yang terkena terganggu oleh pikiran yang tidak diinginkan dan mengganggu. Yoga dirancang untuk membantu mengurangi kecemasan dan pikiran yang membuat stres.

Juga harus diketahui bahwa, ketika seseorang memiliki OCD, mengunjungi dokter, terapis, atau konselor adalah langkah yang harus diambil. Waktu yang dihabiskan untuk menerima konseling profesional, dan rencana tindakan, akan bermanfaat bagi orang tersebut, yang menderita OCD, dan anggota keluarganya.

Di bawah ini adalah pendekatan Yoga untuk menurunkan tingkat kecemasan yang terkait dengan OCD. Hasil latihan Yoga adalah refleksi dari waktu yang dihabiskan berlatih. Biasanya, orang-orang minum obat sekali sehari, tetapi berlatih Yoga lebih jarang. Jika seseorang berlatih Yoga satu kali sehari, seseorang dapat berharap untuk merasakan hasil positif.

1. Latihan Asana (postur Yoga) adalah bentuk latihan fisik yang sangat populer. Sebagaimana Hatha Yoga dan banyak sub-gayanya tumbuh secara global, manfaat latihan asana telah dikenal luas. Jenis gerakan dapat disesuaikan untuk memenuhi usia dan tingkat kebugaran peserta.

Orang yang lebih muda dapat melakukan gerakan mengalir, yang menyebabkan tubuh meregang dan menguat. Bentuk keseimbangan yang ekstrem dan kontrol otot membantu membersihkan tubuh dari ketegangan, yang dapat disebabkan oleh stres dan kecemasan. Pada saat yang sama, latihan Yoga dapat dimodifikasi untuk membantu seseorang yang menggunakan kursi roda.

2. Mantra kadang terlupakan, tetapi mari kita lihat satu tujuan mantra. Jika Anda menutup mata, menutup telinga, dan bersuara, apa yang Anda pikirkan? Anda hanya bisa memikirkan suara. Ini adalah metode yang efektif untuk melatih pikiran.

Mantra dan pranayama (pernapasan yoga) dapat dikombinasikan untuk hasil yang maksimal. Saran awal, untuk bekerja dengan mantra, adalah teknik pranayama klasik seperti: Udgeeth (Omkar japa) dan Brahmari (bumble bee breath).

3. Meditasi memungkinkan penderita OCD melatih pikiran untuk mengenali pikiran yang tidak diinginkan dan mengganggu. Untuk melihat nilai sebenarnya dari pikiran yang tidak diinginkan adalah melihatnya sebagai tidak signifikan. Pikiran memproses banyak pikiran tidak penting sepanjang hari rata-rata. Meditasi mengajarkan kita untuk fokus pada kenyataan.

Ada banyak bentuk meditasi. Salah satu yang paling mudah dipelajari adalah meditasi kesadaran nafas. Siswa baru merasa lebih mudah untuk fokus pada nafas mereka karena itu adalah hal pertama yang mereka perhatikan ketika mereka mulai duduk diam.

4. Teknik Yoga Relaksasi, seperti: Tahap demi tahap relaksasi, pemindaian tubuh, relaksasi melalui visualisasi, dan Tawa Yoga sangat berguna untuk menurunkan tingkat stres dan mengendalikan kecemasan. Pilihan teknik relaksasi yang digunakan sepenuhnya tergantung pada individu.

Sebagai contoh: Meskipun Yoga Tawa mungkin sangat efektif, beberapa orang mungkin merasa tidak nyaman dengannya. Dalam hal ini, yang terbaik adalah memilih teknik relaksasi yang sesuai dengan kepribadian.

© Hak Cipta 2009 – Paul Jerard / Aura Publikasi

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *